TANYAFAKTA.ID, MUARO JAMBI – Kebakaran yang terjadi pada gudang minyak illegal di Simpang Sungai Duren, Jambi Luar Kota pada Rabu, (26/3/2025) lalu masih mengundang tanda tanya.
Pasalnya, hingga saat ini belum ada informasi resmi dari pihak kepolisian terkait siapa dalang dan pihak mana saja yang terlibat akan kebakaran tersebut.
Kepala Kepolisian Sektor Jambi Luar Kota, IPTU Yohanes Candra Putra, S.E., M.H saat dikonfirmasi mengaku dirinya baru menjabat kurang lebih dua bulan pasca sertijab bulan Januari 2025 lalu.
Oleh karena itu, dia belum terlalu paham mengenai keberadaan gudang minyak illegal tersebut sebelum terjadi kebakaran.
“Saya baru dua bulan,” tuturnya.
Saat ditanya mengenai langkah-langkah kedepan dalam menindak gudang-gudang illegal yang ada diwilayah Jambi Luar Kota, IPTU Yohannes mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan dan koordinasi dengan Denpom.
“Bila nanti ada akan kita data dan laporkan ke pimpinan dan berkoordinasi dengan denpom,” tegasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi AKP Hanafi Dita Utama STK,SIK saat dikonfirmasi mengenai apakah sudah ada perkembangan terkait peristiwa tersebut, Hanafi hanya menjawab singkat.
“Belum. Masih lidik dan pemeriksaan saksi,” pungkasnya.
Sebelumnya, warga menduga gudang minyak illegal yang terbakar tersebut dimiliki oleh Oknum TNI berinisial AD dan seorang warga Simpang Rimbo inisial SGL.
Akan tetapi, warga masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian dan menanti tindak lanjut tegas untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut. (Aas)
Tinggalkan Balasan