TANYAFAKTA.ID, JAMBI – Dr. Dedek Kusnadi, S.Sos, M.Si, MM, seorang pengamat politik dan dosen Fakultas Syariah UIN STS Jambi, mengungkapkan keprihatinannya terhadap lambannya pemerintah Kota Jambi dalam menangani masalah banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.
Menurutnya, situasi ini semakin memprihatinkan, terutama saat momen Idul Fitri, di mana banyak masyarakat yang harus merayakan hari kemenangan dalam kondisi yang sangat sulit.
“Banjir yang melanda Kota Jambi tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengganggu kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. Saat Idul Fitri, kita seharusnya merayakan kebahagiaan, namun kenyataannya banyak rumah warga yang terendam air, bahkan masjid-masjid yang seharusnya menjadi tempat ibadah untuk sholat Idul Fitri juga kebanjiran,” ungkap Dr. Dedek.
Ia menambahkan, dampak dari banjir ini sangat dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu. Banyak keluarga yang kehilangan harta benda, dan anak-anak tidak dapat merasakan kebahagiaan Idul Fitri seperti seharusnya.
“Pemerintah harus lebih responsif dan proaktif dalam menangani masalah ini. Kita tidak bisa membiarkan masyarakat terus menderita akibat ketidakmampuan dalam mengelola masalah yang sudah berulang kali terjadi,” tegasnya.
Dr. Dedek juga mengingatkan Walikota Jambi, Maulana, untuk lebih hadir di tengah masyarakat yang sedang kesulitan.
“Sebagai pemimpin, Walikota harus turun langsung melihat kondisi masyarakat. Kehadiran pemimpin di tengah-tengah rakyat yang menderita sangat penting untuk memberikan semangat dan harapan. Ini adalah saat yang tepat untuk menunjukkan kepedulian dan komitmen pemerintah dalam mengatasi masalah yang ada,” pungkasnya.
Dengan harapan agar pemerintah Kota Jambi segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah banjir, Dr. Dedek Kusnadi mengajak semua pihak untuk bersatu dalam mencari solusi yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan dan memastikan bahwa bencana seperti ini tidak terulang di masa depan,” tutupnya.
Masyarakat kini menunggu tindakan nyata dari pemerintah Kota Jambi untuk mengatasi masalah yang telah lama mengganggu kehidupan warganya. (*)
Tinggalkan Balasan